Kamis, 20 September 2018

Pantai Tanjung Siambang diwarnai kemeriahan perlombaan Sampan Layar & Jong


Kepulauan Riau merulakan salah satu provinsi kepulauan yang sangat berpotensi di Indonesia, masyarakat Kepri tentu saja memiliki banyak permainan tradisional yang berhubungan dengan laut. Satu diantara permainan yang masih terus dijaga kelestariannya adalah jong dan sampan layar. Bahkan permainan ini kerap dilombakan di beberapa daerah di Kepri setiap tahunnya.


Ajang lomba permainan tradisional ini dikenal oleh masyarakat Kepri dengan istilah Lomba Jong dan lomba sampan layar. Lomba Jong adalah lomba memacu perahu mini tanpa pengemudi. Ukuran jong ini memang sangat kecil dan tidak mungkin untuk seorangpun naik di atasnya.


Sedangkan lomba sampan layar adalah lomba kecepatan sampan yang dikemudikan oleh beberapa orang.Permainan ini merupakan permainan tradisional yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Kepulauan Riau.
Permainan ini dimainkan oleh masyarakat 


Kepulauan riau saat datang musin angin utara yang membawa angin cukup kencang sehingga jong dapat melaju kencang. Permainan jong ini menjadi aktivitas nelayan yang tidak bisa melaut karena angin dan gelombang kencang. Jong kerap dimainkan baik anak-anak maupun orang dewasa.


Bagi masyarakat sampan atau perahu adalah perlengkapan pokok yang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Permainan sampan layar bagi masyarakat Kepulauan Riau mengandung nilai-nilai budaya tertentu.


Nilai-nilai budayanya yaitu nilai gotong royong, nilai pendidikan, nilai sosial, nilai sportivitas, nilai seni. Dalam permainan sampan layar tidak ada peraturan khusus, melainkan pemenangnya adalah peserta yang cepat sampai finish.


Lomba sampan layar dan jong sudah menjadi agenda pada Festival Bahari Kepri beberapa tahun belakangan ini yang banyak diminati oleh masyatakat Kepri.
#PesonaFestivalBahariKepri. Perlombaan ini sebagai bentuk upaya pelestarian permainan tradisional agar tetap dikenal hingga saat ini, karena anak anak milenial wajib mengenal budaya ini.


Lomba sampan layar dan jong berlangsung pada Tanggal 21-23 September 2018 bertepat di Pantai Tanjung Siambang, Dompak. Lomba jong akan berlangsung dari Pukul 08.00 hingga 15.00 WIB saat air laut pasang dan melihat angin saat bertiup kencang.

Senin, 17 September 2018

Euforia Tour De Kepri 2018 di Festival Bahari Kepri

Kepulaian Riau sebagai salah satu propinsi yang letaknya strategis memiliki potensi pariwisata yang luar biasa yang sudah banyak diakui oleh wisatawan. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan setiap tahunnya mengalami peningkatan di Kepri.

Bintan Marathon, Iron Man, Tour de Bintan, Bintan Triathlon sukses mendatangkan peserta terbaik dari dalam maupun dari luar negeri. Pada 28-30 September ini akan digelar salah satu Calender of Event (CoE) Kepulauan Riau yaitu Tour de Kepri yang menjadi salah satu  perlombaan balap sepeda internasional.

Tour de Kepri ini tidak hanya melibatkan satu pulau saja, tapi ada beberapa pulau yang akan dilintasi peserta. 3 Stage yang akand itempuh pesert sejauh 300 KM. Start akan diadakan di Kota Tanjung Pinang yang jadi ibukota provinsi, selanjutnya akan melewati Pulau Bintan, menyeberangi lautan dengan tujuan Pulau Batam. Tour de Kepri memiliki rintangan yang cukup sulit namun menarik, menawarkan pemandangan indahnya Kepulauan Riau dibaluti dengan suasana khas melayu selama perjalanan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar mengatakan "Target peserta Tour De Kepri sebanyak 200-250 peserta dari Singapura dan ditambah dengan peserta lokal kurang lebih 400".

Tanggal 28 September peserta memulai dengan Dompak Criterium Pukul 15.00 WIB start dari Gedung Daerah, Tanjungpinang menuju Dompak. Di dompak peserta akan melaju pada dua zona yang sudah ditentukan. Pukul 17.30 WIB peserta kembali menuju penginapan di Hotel CK Tanjungpinang. Total rute sepanjang 40 KM yang akan dilalui peserta.

Tanggal 29 September peserta Tour De Kepri melanjutkan Bintan classic start Pukul 05.00 WIB dari Hotel CK Tanjungpinang menuju Tanjung Uban, Bintan yang akan melawati Kawal, Bintan sepanjang 135 KM. Peserta akan menikmati indahnya pemandangan pantai sepanjang rute perjalanan. Saat tiba di Tanjung Uban dilanjutkan perjalanan menuju Batam menggunakan Kapal Roro. Peserta akan menginap di Hotel Harmoni one.

Tanggal 30 peserta memulai kembali perjalananan Barelang Classic start dari Hotel menuju Jembatan Barelang dan finish di Jembatan Barelang setelah menempuh perjalanan 125 KM. Akan ada prize giving dan makan siang di Restauran seafood Barelang.

Biaya registrasi peserta meliputi tiket ferry singapura-batam, bus transfer, sepeda transfer, penginapan, sarapan, makan siang, makan malam, alat-alat pendukung dan hadiah.

Info lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses di link : https://www.cycosports.com/kepri2018.html

Wisman Cross Border Meriahkan Festival Bahari Kepri 2018

Kembali tahun ini Provinsi Kepulauan Riau akan mengadakan event tahunan yang sudah masuk Calender Of Event Wonderful Indonesia. Festival Bahari Kepri siap dilaksanakan pada 21-23 September 2018.

Diawali dengan Pembukaan yang berlangsung dihalaman Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang Festival Bahari Kepri tampil dengan kemasan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini pertama kalinya akan dilaksanakan Exibition Jetsky didalam rangkaian acara Festival Bahari Kepri.

Peserta Exibition Jetsky ini berasal dari 3 negara. Yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapore. "Ya dari Johor sudah terdaftar 60 orang. Singapore juga kita tinggal menunggu konfirmasi dan sudah ada juga dari lokal". Ungkap ketua Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Buralimar, Senin (17/9).

Tentu dengan adanya rangkaian acara Exibition Jetsky ini akan mendongkrak lagi kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau. Karena seperti yang kita ketahui bahwa olahraga air satu ini banyak sekali peminatnya dari belahan dunia.

Exbition Jetsky akan dilakukan pada Sabtu, 22 September 2018. Mulai pukul 09.00-13.00 WIB. Dan berlokasi di Pantai Jembatan I Pulau Dompak.

Selain Exibition Jetsky yang diharapkan sukses penyelenggaraannya, rangkaian acara lainnya juga diharapkan demikian. Seperti Lomba Layang-layang, Lomba Gasing, Lomba Sampan Layar dan Jong, dan Lomba Pembacaan Gurindam 12 Tingkat SMA sederajat Se-Kepri. Ada juga Moon Cake Festival yang tahun ibu disejalankannya penyelenggaraannya dengan Festival Bahari Kepri.

Dengan diadakannya berbagai acara di Festival Bahari Kepri 2018 ini harapannya tentu saja untuk memberikan hiburaan untuk masyarakat Kepulauan Riau dan dapat mendongkrak nama Kepulauan Riau di kancah Nasional maupun Internasional.

Tour De Kepri 2018 Meriahkan Festival Bahari Kepri



Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar mengatakan "Target peserta Tour De Kepri sebanyak 200-250 peserta dari Singapura dan ditambah dengan peserta lokal kurang lebih 400".

Tour de Kepri memiliki rintangan yang cukup sulit namun menarik, menawarkan pemandangan indahnya Kepulauan Riau dibaluti dengan suasana khas melayu selama perjalanan.

Tanggal 28 September peserta memulai dengan Dompak Criterium Pukul 15.00 WIB start dari Gedung Daerah, Tanjungpinang menuju Dompak. Di dompak peserta akan melaju pada dua zona yang sudah ditentukan. Pukul 17.30 WIB peserta kembali menuju penginapan di Hotel CK Tanjungpinang.

Total rute sepanjang 40 KM yang akan dilalui peserta. Tanggal 29 September peserta Tour De Kepri melanjutkan Bintan classic start Pukul 05.00 WIB dari Hotel CK Tanjungpinang menuju Tanjung Uban, Bintan yang akan melawati Kawal, Bintan sepanjang 135 KM. Peserta akan menikmati indahnya pemandangan pantai sepanjang rute perjalanan.

Saat tiba di Tanjung Uban dilanjutkan perjalanan menuju Batam menggunakan Kapal Roro. Peserta akan menginap di Hotel Harmoni one.


Tanggal 30 peserta memulai kembali perjalananan Barelang Classic start dari Hotel menuju Jembatan Barelang dan finish di Jembatan Barelang setelah menempuh perjalanan 125 KM. Akan ada prize giving dan makan siang di Restauran seafood Barelang.


Info lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses di halaman https://www.cycosports.com/kepri2018.html

Selasa, 04 September 2018

Bidang Pengembangan Ekraf Dispar Kepri Menggelar Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

Bidang Pengembangan Ekraf Dispar Kepri Menggelar Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)


TanjungPinang – Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual. Kegiatan Sosialisasi HAKI dilaksanakan di Hotel Comfort Kota Tanjungpinang pada hari Rabu (5/9/2018).

Kegiatan Sosialisasi HAKI dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi & Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Bahrum, PhD mewakili Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Syamsul menyampaikan jika Hak Kekayaan Intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasaran daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.
“Maka dari itu, pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual, termasuk Hak Cipta dan Hak Terkait sangat diperlukan bagi para pelaku ekonomi kreatif,” jelas Syamsul.

Kegiatan Sosialisasi HAKI dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Nur Ainiah, S.Sos, atau yang akrab disapa Nunung mewakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang berhalangan hadir karena sedang mendampingi Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya Nunung menyampaikan, tujuan utama sosialisasi ini berupa memberikan pemahaman secara terperinci mengenai Hak Kekayaan Intelektual. “Selain itu, juga menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari para pelaku ekonomi kreatif, terutama pengusaha UMKM,” tambah Nunung.
Kepala Seksi Sarana Prasana Ekomi Kreatif dan Regulasi, Maijoni, S.S dalam laporannya menyampaikan, jika kegiatan Sosialisasi HAKI ini adalah langkah kongkrit sekaligus perwujudan dari aspirasi Bidang Pengembangan Ekraf Dispar Kepri untuk melaksanakan pembinaan dan memberikan dukungan kepada semua pemangku kepentingan di bidang ekonomi kreatif.

Pada kegiatan ini Bidang Pengembangan Ekraf Dispar Kepri mengundang Budi Triwinata, MM selaku perwakilan dari Badan Ekonomi Kreatif. Selain itu juga menghadirkan Suzy Heranita, SH, MH, selaku perwakilan Kementerian Hukum dan HAM RI. Sedangkan perwakilan dari pelaku UMKM Ekonomi Kreatif dari Kota Tanjungpinang diwakili oleh Syapran sebagai perajin Songkok khas Melayu Kepri yang telah memiliki HAKI.

Nunung kembali menegaskan jika kegiatan Sosialisasi HAKI ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait HAKI di bidang UMKM di Kepulauan Riau.

Senin, 03 September 2018

Libur Ceria di Pasar Bintan Betuah

*Liburan Weekend dengan atmosphere Keceriaan Pasar Bintan Betuah 2018*

Banyak Sederetan acara yang penuh kecerian di pasar Bintan Betuah akan memberikan atmosphere yang positif kepada para pengunjung.

Salah satu nya adalah Senam sehat ibu - Ibu yang diikuti dengan antusias dan penuh energic pada setiap gerakannya dipandu dg instruktur senam yg mampu menebarkan aura semangat dan energic ke para peserta senam.

Minggu tanggal 09 September 2018 Pasar Bintan Betuah akan hadirkan senam sehat bagi ibu-ibu dan bapak-bapak melihat Animo, masukan dan keinginan peserta senam agar senam ini tetap ada pada setiap penyelengaraan pasar. Pengurus pasar menetapkan kegiatan ini sebagai agenda tetap setiap minggu paginya.

Pasar Bintan Betuah Berlokasi di Jl. Wisata Bahari, Gang Swadaya, Kawal, Bintan.

Di sisi lain akan ada Kegiatan lomba karaoke tingkat anak SD Lanjutan minggu sebelumnya yang mengusung tema #SaveLaguAnak Indonesia.

Kegiatan ini mampu memberikan pengalaman baru bagi semua peserta lomba dg suasana ceria pasar Bintan Betuah dan bertujuan untuk mengingatkan bahwa lagu wajib nasional harus diingat untuk membangkitkan jiwa nasionalisme sebagai warga Negara Indonesia diawali sejak dini.

Bagi adik-adik yang hobby memancing sembari Menikmati hari libur sekolah di hari minggu adik - adik, dipasar Bintan Betuah ada agenda lomba mancing setiap minggunya. So jangan lupa siapkan peralatan mancing dan ajak keluarga berlibur ke Pasar Bintan Betuah.

Para pengunjung bisa menjelajahi Kuliner - Kuliner  yang disuguhkan di Pasar Bintan Betuah, Kita sediakan Aneka kuliner dan minuman.

Kulinernya mulai dari nasi goreng, pulut sambal,  burasak, mie goreng, Bakso dan lain-lain juga aneka makanan cemilan tradisional lokal mampu memanjakan semua lidah kalian.

Sederetan minuman panas dan dingin sperti Es Buah segar,  Es timun dingin,  Teh Obeng, Kopi Bintan Betuah dan banyak lagi bisa kamu nikmati disana.

Makan dan minum dengan suana asri pepohonan, hembusan angin yang sepoi-sepoi sudah menjadi dambaan semua orang tentunya. Nah kamu bisa dapatkan hal itu di weekend ini hanya di Pasar Bintan Betuah.

Ditunggu kehadiran kalian di Pasar Bintan Betuah di hari minggu tanggal 09 Oktober 2018.
 
Let you Hanging out with cheerful atmosphere in Bintan Betuah, ..!!

Sabtu, 07 Juli 2018

SEMARAK BROMO EKSOTIKA KASADA 2018 DIPADATI RIBUAN WISATAWAN


Gunung Bromo 
LAUTAN MANUSIA DI SEMARAK BROMO EKSOTIKA KASADA 2018Pembukaan Acara Bromo Eksotika Kasada 2018 mengahadirkan sederet pertunjukan kesenian adat dan budaya suku tengger dan lainya, didominasi dengan pertujukan kesenian tari kolosal budaya seperti tarian parade Jaranan Tengger,  Reog Ponorogo, Topeng Hudog Dayak Kalimantan Timur,  Jaranan Slining Lumajang,  Ul Daul Lenceng Senopati dan pertunjukan lainnya yang tak kalah menghibur para pengunjung dan wisatawan yang hadir memadati lokasi acara ini.

Acara pembukaan Semarak Bromo Eksotika Kasada 2018 di laksanakan pada hari Sabtu sore pukul 14:00 WIB, Acara spektakuler ini bertempat di lapangan pasir di kawasan kaki gunung Bromo Tengger yang mana para wisatawan dan pengunjung datang berbondong - bondong ke lokasi acara untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan acara pembukaan Semarak Eksotika Bromo Kasada 2018.

Artis Olivia Zalianty turut serta hadir mengisi salah satu pertunjukan kesenian yakni pembacaan puisi, Penampilan Olivia merupakan salah satu penampil yang ditunggu - tunggu oleh para pengunjung dan wisatawan luar daerah yang datang ke Bromo Tengger ini.

Adapun wisatawan yang memadati lokasi acara datang dari beberapa daerah luar Bromo seperti dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, daerah Jawa Timur sekitar, Bali dan dari daerah Sumatera sekitar. Tidak hanya wisatawan Nusantara yang turut memadati Semarak Eksotika Bromo Tengger ini melainkan juga wisatawan asing yang datang dari berbagai negara.

Acara puncak Semarak Eksotika Bromo Kasada 2018 ini di laksanakan pada hari Minggu dini hari pukul 02:00 WIB yang di awali dengan acara Sembahyang dan Pengukuhan pergantian Dukun suku Tengger yang bertempat di Pura Poten kawasan kaki gunung Bromo

Beberapa sesajian telah dipersiapkan yang dipersembahkan seperti hewan ternak kambing dan ayam, Tanaman sperti pohon pisang,  buah kelapa,  bunga-bunga dan lainnya. Seusai acara pengukuhan Dukun Suku Tengger ini dilanjutkan berjalan kaki dari Pura Poten ke puncak gunung Bromo dengan membawa sesajian yang akan dilemparkan ke mulut kawah gunung Bromo. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan keberkahan, keselamatan hidup suku tengger. 

Waktu yang ditempuh sekitar 30 menit menuju puncak gunung Bromo dari Pura Poten, Semua para pengungjung yang datang memadati lokasi acara berbondong - bondong berjalan kaki menuju puncak gunung bromo sembari menikmati suasana alam sekitar yang berbalut kabut dan suhu yang begitu dingin.
Hal ini tidak menyurutkan semangat para pengunjung dan wisatawan di lokasi untuk menyaksikan pelemparan sesajian ke kawah sekalipun cuacanya begitu dingin, gelap dan berkabut. 

Sekitaran lokasi Pura Poten tidak hanya dipenuhi oleh para pengunjung juga dipenuhi para pedagang lokal yang mendirikan tenda diluar sekitar pura Poten, para pedagang  memamfaatkan keramaian ini sebagai penghasil pundi-pundi rupiah bagi mereka. lokasi ini dipadati mulai dari warung kopi,  pedagang buah, pernak pernik hiasan, pakaian penghangat sperti sweater, penutup kepala, sarung tangan dan kaki, Aneka jenis jajanan dan makanan tradisional lokal dan kuliner lainya.

Sesampainya sesajian di puncak gunung Bromo pemuka adat yang telah dipilih melakukan ritualnya, ritual ini ditutup dengan pelemparan sesajian ke mulut kawah gunung. Kerumunan manusia tampak menghiasi pinggiran puncak gunung Bromo untuk menyaksikan acara ritual ini sembari menunggu matahari terbit dari timur.

Salah satu pemandangan alam yang begitu menakjubkan mata yang berada dipuncak ujung gunung bromo yang ditunggu - tunggu oleh semua wisatawan adalah menunggu terbitnya matahari dari ufuk timur,  yang mana cahaya matahari mulai masuk menembus ruang perbukitan yang gelap menciptakan suatu pemandangan alam yang menakjubkan mata jika memandang keliling alam sekitaran gunung Bromo berbalut awan hamparan awan putih yang tebal dan luas dari puncak, kita merasa seperti berdiri diri diatas awan. Pemandangan alam ini lah sehingga kawasan puncak gunung Bromo sering disebut dengan "Negeri Diatas Awan".

White Sands Island

Lima Destinasi Wisata Unggulan Bintan Yang Masuk Dalam Route Tour De Bintan 2020

Photo by @fajarvandra_ii BINTAN – Event sport tourism Tour de Bintan 2020 akan digelar 27-29 Maret 2020 mendatang. Peserta akan diajak ...