Sabtu, 13 Oktober 2018

Keindahan Kepulauan Natuna, Surga dan Mutiara Sumatera di Kepulauan Riau


Yuk liburan ke Kepulauan Natuna,  Surga para pecinta Snorkeling, Diving,  Pantai dan Laut. Kepulauan yang terletak di laut Utara Kepulauan Kepri ini adalah destinasi wisata bagi para traveller yang mendambakan keindahan alam yang masih belum tersentuh dan tercemar oleh berbagai polusi pembangunan dan lain - lainnya.

Kepulauan yang masih fresh dan asli ini bakalan memberikan sensasi liburan kamu yang sungguh menakjubkan dan pengalaman yang akan tidak akan terlupakan akan keindahan pulau - pulaunya, pantainya,  garis pantai yang dibaluti bebatuan salaktit, garis pantai yang panjang dengan dibalur pasir putih  nan halus seperti mutiara.

Pemandangan alam dari perbukitan menghadap lautan lepas berwarna biru samudera akan menyempurnakan liburan kamu.  Dijamin kamu akan mendapatkan pengalaman perjalanan yang takan terlupakan jika kamu sampai disana. 




Private Trip Wisata Natuna Harga :Rp.3.700.000/Pax (Min 2 Pax)

Intenary 4D3N
Day 1
- Jemput Bandara
- Cek in hotel
- Makan Siang/Istirahat
- Keliling Masjid Agung Natuna
- Tanjung Datuk
- Pantai Migit
- Alif Stone Park
- Kembali ke Hotel
- Istirahat
- Makan Malam

Day 2
- Sarapan
- Menuju Dermaga Sepempang
- Pulau Senua
- Keliling Pantai Senua
- Snorkeling
- Makan Siang di Pulau Senua
- Kembali ke Dermaga
- Hotel /Istirahat
- Makan Malam

Day 3
- Sarapan
- Batu Madu
- Batu Kasah
- Selat Lampa
- Kembali ke Ranai
- Makan Siang
- Museum Sri Srindit
- Hotel/Istirahat
- Jalan-jalan Sore ( Menikmati Sunset )
- Hotel - Makan Malam

Day 4
- Sarapan
- Persiapan Bandara
- Bandara
- Trip Selesai.

Paket Sudah Termasuk :
- Hotel (Sekamar berdua,AC,TV, WiFi)
- Peralatan Snorkeling
-Transportasi selama Tour
-Makan & Air Mineral Selama Tour
-Guide yang ramah
-Dokumentasi
-Tiket Masuk Alif Stone Park

Paket Tidak Termasuk :
-Tiket Pesawat
-Hal2 yang tidak tertera di atas

R. S. V. P :
WA/Call : 0852-6452-0741
Email :  hermantobing531@gmail.com
DM IG @traveller_kepri

#traveller_kepri #pakettour #natunaarchipelagoes #kepri

Kepulauan Natuna, Surga Para Traveller Dunia


Photo by @Naen_noan
Kepulauan Natuna Terletak di Laut Utara Provinsi Kepulauan Riau yang berbatasan dengan langsung dengan laut Cina Selatan dan Vietnam.

Kepulauan Natuna memilki garis pantai dan geografis yang sangat indah. Sama seperti di Bangka Belitung. Pantai yang banyak dibaluti oleh bebatuan Salaktit memperindah tampilan pantainya.

Photo by @Naen_noan
Dengan pasir pantai yang halus dan seputih mutiara sepanjang garis pantai yang membentangi pesisir kepulauan Natuna ini, mampu menghinoptis para traveller datang berlibur untuk menikmati ciptaan Tuhan yang sangat indah ini. 

Satu jam penerbangan dari Kota Tanjungpinang menuju Kepulauan Natuna ini tidak lah begitu jauh dengan penerbangan lokal melalui Bandara Raja Ali Haji Fisabillillah Tanjungpinang dengan harga 1 juta (one way).

Photo by @Naen_noan

Yuk liburan ke Kepulauan Natuna, untuk info paket bisa baca paket tour kita dibawah ini.. 👇👇

PAKET TOUR NATUNA 3 Days 2 Niht Harga: Rp. 2.700.000 jt /Pax (Min 2 Pax)
Day 1
- Jemput Bandara - Hotel - Makan Siang
- Masjid Agung Natuna
- Tanjung Datuk/Teluk Buton
- Air Terjun Gunung Hiu
- Pantai Tanjung (Mencicipi Kuliner Khas Natuna) - Alif Stone Park - Batu Sindu
- Kembali ke Hotel
- Istirahat - Makan Malam

Day 2 - Sarapan - Wisata Batu kaon - Wisata Batu Madu
- Wisata Batu Kasah
- Selat Lampa
- Makan Siang - Kembali ke Ranai
- Museum Sri Srindit
- Masjid Agung Natuna - Menikmati Sunset di Pering (tergantung cuaca) - Hotel - Istirahat - Makan Malam
Day 3 - Sarapan - Persiapan Menuju Bandara - Bandara, Cek in
- Trip Selesai
Paket Sudah termasuk:
- Hotel (Sekamar berdua,Kamar mandi dalam, TV, Full AC,) - Transportasi Mobil selama Tour
-Antar jemput bandara - Makan 6 kali
- Driver dan BBM
- Guide &  Tips
- Biaya masuk tempat wisata di Alif Stone Park - Dokumentasi
Paket Tidak Termasuk:
- Tiket Pesawat - Keperluan Pribadi
- Dan Hal-hal yang tidak tertera di atas.

R. S. V. P:
WA/Call : 0852-6452-0741
DM IG @traveller_kepri

#traveller_kepri #pakettour #natunaarchipelagoes #WonderfulNatuna #trip #travelling

Senin, 08 Oktober 2018

Kedai Kopi Kite, Kuliner Kota Tanjungpinang



Tanjungpinang, Jika kamu berkunjung ke Tanjungpinang banyak wisata kuliner yang bisa kamu cicipi. Kota yang dijuluki Segantang Lada ini memiliki banyak tempat kuliner di berbagai sudut kota.  Ada kuliner lokal yang wajib kamu santap jika kamu jalan -jalan kesini  selain kuliner Nusantara seperti Lakse,  Roti Kirai,  Roti Canai,  Luti Gendang, dan lain - lain.

Kedai Kopi Kite,  Salah satu tempat wisata kuliner baru opening dan wajib kamu singgahi, kenapa..? Kedai Kopi Kite ini menyajikan varian kuliner nusantara hadir ditengah pusat Kota Tanjungpinang yang beralamat di Jl. Tugu Pahlawan di depan swalayan TOP 10. Konsep nongkrong yang miliminials, santai, nyaman, artistic, dan tematik tiap waktunya dihadirkan untuk para tamu - tamu yang berkunjung. Pokok kamu akan merasa santai dan nyaman deh jika kamu duduk sembari menikmati aneka minuman dan makanan Nusantara yg disuguhkan oleh tempat ini. Ga nyesel deh kamu..!! 













Menu berat ada Indore cilok sambal, Mie india, Mie m'desis / sizzling, Mie goreng yee, Nasi kuah aygor curry, Nasi goreng special 3k, Nasi goreng Kampung Kite adalah deretan makanan yang wajib kamu coba. kuliner Ala Kedai Kopi Kite ini memiliki cita rasa khas tersendiri dengan racikan paduan bumbu nusantara yang diolah oleh qualified Chef Kuliner mampu memanjakan para lidah pecinta kuliner lokal dan nusantara. Dan beberapa makanan cemilan speerti Kentang Goreng.  Kamu Mesti cicipi ya guyss..!! 




Aneka Minuman dingin, panas, dan aneka Juice dengan harga bersahabat tentunya disiapkan untuk melengkapi saat kita menyantap makanan - makanan yang ada disini.  Enak dan fresh sudah tentu akan terasa saat makanan dan minuman menyentuh lidah kamu guyss.



Operational Kedai Kopi Kite start pukul 17:00 WIB hingga jam 00:00 Normalnya terkadang tutup larut malam menyesuaikan situasi, terkdadang disaat ada Nobar pertandingan sepak bola ya g jam tayangnya diatas pukul 00:00 dan juga karena acara lainnya.





Kedai Kopi Kite juga menyediakan space utk acara - acara perayaan seperti perayaan ulang tahun, Pasangan yang ingin melamar pasangannya dengan menyesuaikan konsep request dari tamu, buat sharing teman komunitas dan lain - lainnya.




Temen - temen yang hobby nongki - nongki santai sembari ngopi dengan Doi,  Temen,  kerabat,  atau anggota keluarga saat diwaktu luang Kedai Kopi Kite pas tempatnya. tempat nongkrong yang tematik akan mampu menghilangkan jenuh, pikiran yg kalut, dan beban karna kerjaan dead line, jom ke Kedai Kopi Kite saja. kita tunggu ya kehadiran kalian semua guyss.
Jangan lupa mampir ya guyss ke Kedai Kopi kite jika kamu berkunjung ke Kota Tanjungpinang.

Thanks to The Loop Batam yang telah memberikan sponsorship event nonton bareng Piala Dunia di Kedai Kopi Kite dan terimakasih juga kepada PT. Telkomsel yang memberikan produk yang berbasis aplikasi android melalui aplikasi T-cash sehingga memudahkan jasa pembayaran tampa cash tunai lagi,  cukup dengan cara  menscan barcode pada alat yang disediakan via smartphone pengunjung. Sehingga para pengunjung lebih dimudahkan dalam segi transaksi pembayaran pesanannya dengan non tunai. 

Untuk info lebih lanjut seputar Informasi Kedai Kopi Kite bisa menghubungi nomor dibawah ini.. 👇

WA Contact  :082288223003
Hand phone : 082288223003
DM via Instagram : @kedai_kopi_kite
Email    : 3k.kopikite@gmail.com

Selasa, 25 September 2018

Festival Bahari Kepri 2018 Sukses Gemilang

Bertabur Kemeriahan di Festival Bahari Kepri 2018

Kepulauan Riau, dengan segala keeksotisan Pulau yang dimiliki, memang digadang gadang akan menjadi destinasi Wisata Bahari unggulan Indonesia. Dengan persentase wilayah laut mencapai 90% dari total wilayah, tak heran jika Provinsi ini menyimpan berjuta kekayaan Bahari yang mampu menarik wisatawan. Melihat hal ini, tentu saja Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya diam. Berbagai cara untuk mempromosikan Kepulauan Riau lebih dikenal dimata dunia. Termasuk dengan cara menghadirkan atraksi-atraksi yang tujuannya menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. 


Festival Bahari Kepri adalah salah satu event yang yang digelar setiap tahun. Festival ini pertama sekali dilaksanakan pada tahun 2016 yang lalu. Melihat Provinsi Kepulauan Riau yang kaya akan Baharinya, tentu saja Festival ini sangat cocok dilaksanakan di Kepulauan Riau. Tentu saja, dengan tujuan memberikan hiburan kepada masyarakat Kepulauan Riau dan mempromosikan Kepulauan Riau agar lebih dikenal wisatawan diseluruh dunia. 


Tahun ini, ada yang berbeda dari pelaksanaan Festival Bahari Kepri. Perdana, dihadirkan salah satu acara baru yaitu Expedition Jetsky. Expedition Jetsky ini menghadirkan peserta dari 4 negara, yaitu China, Indonesia, Malaysia dan Singapura. Dengan jumlah peserta dari China berjumlah 4 orang, Indonesia 5 orang, Malaysia 13 orang dan Singapur 5 orang.



Para pecinta olahraga Jetski ini tiba di Tanjungpinang pada tanggal 21 September 2018 setelah dijemput oleh peserta lokal dari Lobam, Kabupaten Bintan. Kemudian, pada 22 September 2018 mereka melakukan touring bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Bapak Nurdin Basirun. Sebagai informasi, jetski adalah olahraga favorit Gubernur Kepri. Setelah melakukan touring lalu mereka melakukan atraksi-atraksi di laut Jembatan Dompak Tanjungpinang. Atraksi ini bermaksud untuk menghibur pengunjung yang datang. Banyak pengunjung yang antusias dengan atraksi ini bahkan ada beberapa pengunjung yang dikasi kesempatan untuk mencoba naik jetski dari para peserta. 



Tak kalah dengan Expedition Jetsky, perlombaan Jong juga sangat menarik perhatian masyarakat Kepulauan Riau. Jong yang notabennya adalah permainan tradisional Kepulauan Riau, menjadi lebih seru disaksikan saat pelaksanaanya dilakukan di Pantai Tanjung Siambang Dompak. Tujuan perlombaan ini tentu saja untuk melestarikan permainan tradisional ini dibalut dengan dengan keindahan Pantai Tanjung Siambang. Tercatat ada 900 unit Jong yang ikut bertanding tahun ini. Jumlah ini mengalami peningkatan dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Yang menarik tentu saja warna dari layar Jong yang dipertandingkan. Warna warninya membuat pantai Tanjung Siambang semakin indah. 



Dilain tempat, Langit Dompak juga dipenuhi warna warni. Ada pertandingan Layang-layang yang dilakukan di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Riau. Beragam bentuk layang-layang menghiasi langit pada hari Minggu 23 September 2018. 



Kemeriahan juga terasa dibalut tradisi saat mengunjungi Pantai Nabila di Dompak. Karena pada 22-23 September dihari itu ada pelaksanaan Lomba Gasing. Selain itu juga ada Lomba Pembacaan Gurindam 12 di Gedung Daerah ditanggal 22 September. Lomba pembacaan Gurindam ini dimaksudkan juga untuk tetap menjaga peninggalan karya sastra karangan Raja Ali Haji ini.



Untuk menutup rangkaian acara Festival Bahari Kepri 2018 diadakan acara penutupan di hari Senin 24 September 2018. Acara ini dilaksanakan pada pukul 19.30 dan dihadiri penyanyi ibukota yaitu Cakra Khan. Antusias masyarakat meledak saat sang Penyanyi mulai menyanyikan tembang pertama. Panitia sengaja mengundang Cakra Khan untuk memeriahkan penutupan Festival Bahari Kepri 2018. Tentu saja untuk memanjakan dan menghibur masyarakat yang datang ke Gedung Daerah. 



Dan banyak dari masyarakat yang berharap agar Festival Bahari Kepri tetap dilaksanakan untuk tahun-tahun berikutnya. Karena mereka sangat terhibur dan merasa senang jika Kepulauan Riau khususnya Tanjungpinang banyak dikunjungi oleh wisatawan.




Sabtu, 22 September 2018

Kepri Jetski Exhibition Ciptakan Adrenalin di Festival Bahari Kepri 2018


Jetsky, olahraga air satu ini mempunyai banyak penggemar dari seluruh belahan dunia. Dengan kecanggihan teknologi, jetsky dirancang dengan kelajuan yang luar biasa, yang dapat memacu adrenalin sang pengemudinya.

Tahun ini, Kepulauan Riau memberikan gerbrakan baru di Festival Bahari Kepri 2018 yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Yaitu dengan mendatangkan puluhan pecinta olahraga Jetsky dari 4 negara berbeda. Malaysia, Singapore, China, dan Indonesia (Kepri) sebagai tuan rumah.

Kepri Jetski Exhibition ini berjumlah 27 peserta. 5 peserta dari singapura, 13 dari Malaysia, 4 dari China dan 5 dari peserta Lokal.



Kepri Jetsky Exhibition ini melakukan atraksi yang menarik di Lautan Jembatan Dompak I Tanjung Pinang (22/9/2018). Mereka melakukan atraksi mulai pukul 08.00 wib-15.00 wib. Tentu saja ini menarik perhatian masyarakat Kota Tanjungpinang.


Pada Jumat 21 September pukul 11.00, seluruh peserta Jetsky Exhibition 2018 tiba di Bintan Beach Resort. Setelah bertolak dari Johor Malaysia, mereka disambut oleh peserta Lokal di lautan Lobam, Bintan. Mereka terlihat antusias dan sangat bersemangat.

Antusias juga ditunjukkan dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yaitu Buralimar. Beliau optimis kegiatan Jetski Exhibition ini efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara agar melancong ke Kepulauan Riau.

"Ya, sengaja ya kita undang peserta dari Luar negri. Supaya wisman kita bertambah dan Kepri semakin dikenal diseluruh dunia". Ungkap Buralimar saat menyambut kedatangan para peserta Exhibition Jetsky di Bintan Beach Resort.

Kemarib pukul 08.50 WIB peserta Exhibition Jetsky tiba di Tanjung Duku (Pelantar Samping Kantor Perkim Dompak) sebagai starting point.

Di ujung pelantar sudah terlihat Jetksy para peserta yang berjajar rapi dengan gagahnya yang siap dikemudi melintasi perairan Tanjungpinang.

Peserta nampak sibuk mempersiapkan kebutuhan mereka, ada yang mulai pemanasan dengan memutar-mutar disekitar Pelantar sambil menikmati suasana laut Dompak.

Bendera masing-masing negara berkibar di Jetsky para peserta, Malaysia, Singapura, China, dan juga Indonesia.

Tampak juga hadir Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Boeralimar yang menemani peserta di Pelantar Tanjung Duku.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Bpk.Dr.H. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si. juga turut mengemudi Jetsky dengan gagahnya bersama peserta lainnya.

Olahraga Jetsky ternyata merupakan hobby Gubernur Kepulaun Riau, tak heran beliau sangat antusias dalam event Exhibition Jetksy ini.

Pelantar dipadati oleh peserta lomba foto dan video drone Festival Bahari Kepri. Sedikitnya ada 15 peserta untuk mengabadikan moment langka olahraga air ini.

Pangkak Gasing, Permainan Tradisional Kepri dilombakan dalam Festival Bahari Kepri 2018



Pangkak Gasing, Permainan Tradisional Kepri dilombakan dalam Festival Bahari Kepri 2018.

Festival Bahari Kepri 2018 kembali menghadirkan perlombaan olahraga bahari yaitu lomba gasing sebagai permainana tradisional melayu.
Lomba gasing berlangsung sejak tanggal 22 September hingga 23 September di Pantai Nabila, Dompak.

Gasing merupakan permainan tradisional khas orang-orang Melayu sejak dahulu. Permainan gasing telah dikenal oleh masyarakat Indonesia di Kepulauan Riau khususnya sejak zaman Belanda.
Gasing tradisional dapat dibuat dari kayu yang diukir-ukir sedemikian rupa sehingga menjadi badan gasing.

Tali gasing umumnya terbuat dari, nilon, benang ataupun kulit pohon dan panjang tali gasing pun berbeda-beda tergantung panjang lengan pemainnya.

Sebagai permainan tradisional gasing kerap diperlombakan diberbagai event di Kepulauan Riau sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Melayu.

Lomba gasing identik dengan masyarakat bahari karena termasuk kedalam olahraga bahari yang masuk dalam budaya Kepulauan Riau.

Nelayan banyak mengisi waktu luang untuk bermain gasing sebagai permainan tradisional pada saat musim utara karena nelayan tidak dapat turun melaut.

Gasing sebagai pelestarian wisata dan budaya dengan memperkenalkan olahraga bahari kepada anak-anak milenial dan wisatawan yang datang ke Kepulauan Riau.

Gasing standar nasional yaitu gasing jantung dan gasing Berembang. Sedangkan gasing tradisi yaitu gasing kaca yg berkembang di daerah Natuna dan Anambas namun tidak sampai ke Nasional.

Peserta terdiri dari 7 Peserta berasal dari Tanjungpinang, Batam, Karimun dan Bintan. Tak ketinggalan peserta memakai tanjak selama perlombaan sebagai ciri khas budaya melayu.

Bapak Iskandar selaku panitia Fest Pangkak Gasing di Festival Bahari Kepri mengatakan, "Pemenang akan meraih uang pembinaan dengan total 12 sampai 15 Juta Rupiah".

Dalam perlombaan gasing pemenang ditentukan berdasarkan waktu gasing mampu berputar hingga berhenti dan kekuatan pangkak gasing.

1 peserta memangkak sebanyak 3 kali. Wajar saja permainan ini berlangsung cukup lama dan menegangkan.

Final Gasing akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2018 dan diperkirakan acara akan lebih seru dan ramai pengunjung yang menyaksikan.

Kamis, 20 September 2018

Lomba Jong Melestarikan Permainan Tradisional Kepulauan Riau di Festival Bahari Kepri 2018

TANJUNGPINANG -
Kepulauan Riau ingin benar-benar menunjukkan kelebihannya sebagai wilayah kepulauan. Terlebih Kepri tentu saja memiliki banyak permainan tradisional yang berhubungan dengan laut. Satu diantara permainan yang masih terus dijaga kelestariannya adalah jong.

Pada Festival Bahari Kepri, lomba jong sudah masuk agenda beberapa tahun belakangan ini dan banyak diminati oleh masyarakat Kepri. Perlombaan ini sebagai bentuk upaya pelestarian permainan tradisional agar tetap dikenal hingga saat ini, karena anak-anak milenial wajib mengenal budaya ini.

Nah, tahun ini lomba jong kembali diselenggarakan. Berlangsung pada tanggal 21-23 September 2018. Kali ini tempatnya di Pantai Tanjung Siambang, Dompak. Lomba jong berlangsung dari Pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.



Hari ini telah berlangsung pembukaan lomba jong pada pukul 08.00 WIB. Lomba jong diikuti 859 peserta yang berasal dari klub asal Karimun, Batam, Bintan, Dumai, Bengkalis dan Dompak.

Lomba jong terbagi 3 katagori yaitu jong besar sebanyak 294 peserta, jong sedang sebanyak 293 peserta dan jong kecil sebanyak 272. Jong diperlombakan per-race. Satu race terdiri dari 10 peserta jong dari tiap-tiap kategori. Hingga final nanti pada hari Minggu, 23 September 2018.

Salah satu peserta lomba jong, Ramli mengatakan setiap tahun ia ikut lomba jong. Tahun lalu ia mendapat juara 2. "Harapannya peserta bisa suportif terhadap aturan panitia dan tahun-tahun berikutnya lebih ramai lagi yang ikut," katanya.

Permainan jong sejak lama ada dan kerap dilombakan di beberapa daerah di Kepri setiap tahunnya. Permainan tradisional ini sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Kepri.

Permainan ini dimainkan oleh masyarakat Kepri saat datang musin angin utara yang membawa angin cukup kencang sehingga jong dapat melaju kencang.

Permainan jong ini menjadi aktivitas nelayan yang tidak bisa melaut karena angin dan gelombang kencang. Jong kerap dimainkan baik anak-anak maupun orang dewasa.

Sejak itu ajang lomba permainan tradisional ini dikenal oleh masyarakat Kepri dengan istilah Lomba Jong.

Lomba Jong adalah lomba memacu perahu mini tanpa pengemudi. Ukuran jong ini memang sangat kecil dan tidak mungkin untuk seorangpun naik di atasnya. Jadi hanya dibantu layar dan angin. (*)

White Sands Island

Lima Destinasi Wisata Unggulan Bintan Yang Masuk Dalam Route Tour De Bintan 2020

Photo by @fajarvandra_ii BINTAN – Event sport tourism Tour de Bintan 2020 akan digelar 27-29 Maret 2020 mendatang. Peserta akan diajak ...